toko buku islam online menyediakan buku-buku pilihan yang berkualitas

Menjaga Shalat


30 Juli 2017

“Tulisan dibawah ini sebenarnya sebagai pengingat bagi kami akan tetapi jika ada saudara kami yang lain bisa mengambil manfaat maka kami ikut berbahagia”

Diambil dari buku “Nasehat dan Wasiat Imam Haddad 1”

Amma Ba’du

Ketahuilah, bahwa tuma’ninah hukumnya wajib dilakukan. Baik dalam shalat fardhu  maupun saat shalat sunnah. Apabila ditinggalkan, maka batallah shalatnya. Sedangkan yang tidak menyempurnakan ruku’, sujud dan tidak khusyu’ dalam shalatnya, maka ia bagaikan orang yang mencuri shalat. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam beberapa riwayat hadis tentang shalat.

Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwasanya barangsiapa yang menjaga shalat dan menyempurnakannya, maka shalatnya akan nampak putih bening. Shalat tersebut berkata : “Semoga Allah menjagamu sebagaimana engkau menjagaku.”

Sedangkan yang melakukannya dengan tidak baik, maka shalatnya nampak hitam pekat, seraya ia berkata : “Semoga Allah menyia-nyiakanmu sebagaimana dirimu telah menyia-nyiakanku.” Kemudian shalat itu dilipat seperti dilipatnya baju yang usang lalu dilemparkan kembali kewajahnya.

Disebutkan dalam sebuah hadis yang artinya :

“Sesungguhnya shalat adalah ketenangan, ketundukkan dan kekhusyu’an.”

Ketika Rasulullah SAW melihat seseorang yang bermain janggutnya dalam shalat, kemudian Beliau SAW bersabda yang artinya:

“Andaikan hati orang ini khusyu’ pasti akan tenang anggota tubuhnya.”

Beliau SAW menerangkan bahwa ketenangan anggota tubuh karena tenangnya hati. Dan shalat tidak bakalan sempurna tanpa ketenangan itu. Dalam hal ini, para salafunasshalihin ra berkata: “Barangsiapa yang mengetahui orang yang berada di sebelah kanannya dan sebelah kirinya dikala ia dalam shalat, maka ketahuilah bahwa ia tidak khusyu’.”



Baca juga
  » 26 Agustus 2017
Khulafa ar-Rasyidin
...maka ia akan melihat sifat Sayyidina Abubakar sama dengan Sayyidina Ustman. Mereka berdua lebih dikuasai sifat malu dan belas kasih. Sedangkan sifat junjungan kami Umar sama dengan junjungan kami Ali. Mereka berdua dikuasai sifat kuat dan tegas.

  » 13 Agustus 2017
Mengobati Penyakit Malas Beribadah
Bagaimanakah cara mengobati penyakit malas untuk mengerjakan amalan sunnah, membaca wirid dan lainnya? Dalam buku Habib Umar bin Hafizh menjawab, beliau menjawab :

  » 6 Agustus 2017
Menegur Dengan Halus
Dua cucu Nabi SAW ini ‘menegur’, namun apa yang mereka lakukan tidak menimbulkan kemarahan, tersinggung, malu dan lain-lain. Bahkan dengan kesadaran sendiri, mereka berhasil meluruskan kesalahan

  » 4 Agustus 2014
Tauhid
Tujuan mempelajari ilmu tauhid adalah mengenal Allah swt dan Rasul-Nya dengan dalil-dalil yang pasti dan menetapkan sesuatu yang wajib bagi Allah swt dari sifat-sifat yang sempurna dan mensucikan Allah swt dari tanda-tanda kekurangan dan membenarkan semua rasul-Nya.

  » 13 Juli 2014
Mengatur Waktu
Begitu pula seorang hamba yang mendekat kepada Allah. Allah telah menentukan waktu baginya. Mereka yang memanfaatkannya termasuk orang yang beruntung. Mereka yang menyia-nyiakannya termasuk orang yang merugi.

  » 30 Juni 2014
Tafakkur
Hendaknya engkau melazimkan untuk betafakkur pada setiap hari. Engkau tentukan selama satu jam atau beberapa jam, dan pilihlah waktu yang terbaik menurutmu untuk bertafakur.

  » 15 Juni 2014
Shalat Sunnah
Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat dijadikan sebagai penentram mata batin Rasulullah, maka Beliau SAW sangatlah menikmati ketika sedang melaksanakan shalat.

  » 13 Juni 2014
Jadikan Allah selalu dihatimu
Ketahuilah bahwa sesungguhnya temanmu yang sejati hanyalah Allah Subhanahuwata ala. Dia adalah Rabb-mu dan Dzat yang telah menciptakan dirimu.

  » 11 Mei 2014
Surat Rasulullah kepada Najasyi
Kami sudah memahami apa yang Anda sampaikan. Karena itu saya bersaksi bahwa Anda adalah Rasulullah, seorang yang jujur dan terpercaya. Saya membaiat Anda dan membaiat anak paman Anda, dan menyatakan keislaman saya dihadapannya.

  » 8 Mei 2014
Bukankah Allah Telah Mencukupi Hamba-Hamba-Nya
Tidak sempurna keimanan seorang Mukmin, jika dihatinya masih bersarang ambisi, kerakusan, dan tuntutan permintaan. Tidak sempurna juga, jika yang ia takuti dan harapkan adalah makhluk (manusia).

Others


- Pojok Hikmah -

"Hakikat kita adalah berasal dari sesuatu yang tidak ada, dan puncak kita adalah kembali kepada Tuhan untuk memperhitungkan amal perbuatan kita" - Habib Umar bin Hafizh Menjawab


Kami Siap Melayani Anda
Hubungi kami di
Telp/SMS/Whatsapp
0878.8411.5122




Login
Shopping Cart
shopping cart
Information