toko buku islam online menyediakan buku-buku pilihan yang berkualitas

Tafakkur


30 Juni 2014

Hendaknya engkau melazimkan untuk betafakkur pada setiap hari. Engkau tentukan selama satu jam atau beberapa jam, dan pilihlah waktu yang terbaik menurutmu untuk bertafakur. Waktu yang terbaik adalah dikala pikiran tenang serta tidak tersibukkan oleh sesuatupun, dan waktu yang lebih membuat hati khusyu' adalah ditengah malam.

Ketahuilah, bahwa kemaslahatan perkara duniawi dan ukhrowi tergantung pada kesehatan pikiran. Barangsiapa yang telah dianugerahi pikiran sehat, berarti ia telah mengambil bagian terbanyak dari kebaikan. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat : "Tafakur sesaat lebih baik daripada ibadah setahun."

Dalam sebuah kesempatan, Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra berkata: "Tiada ibadah seperti bertafakkur."

Salah seorang 'Arifin Billah berkata: "Pemikiran adalah penerang hati, jika ia telah tiada, maka hilanglah cahayanya."

Saluran pemikiran banyak sekali, diantaranya yang paling mulia adalah memikirkan tentang keajaiban ciptaan Allah SWT yang mengagungkan. Memikirkan tanda-tanda kebesaran-Nya yang dzahir maupun batin dan berbagai macam kekuasaan-Nya yang Allah SWT bentangkan dikerajaan langit dan bumi.

Pemikiran semacam ini dapat menambah pengetahuanmu tentang Allah SWT, sifat-sifat-Nya dan asma-Nya. Allah SWT telah menganjurkan berfikir, sebagaimana firman-Nya yang artinya:

Katakanlah: "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan Rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman". [Qs. Yunus ayat: 101]

Sadarlah, bahwa engkau sendiri termasuk salah satu keajaiban ciptaan-Nya, maka berfikirlah tentang dirimu sendiri. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan? [Qs adz-Dzariyaat ayat: 20-21]


Diambil dari :

Buku “Nasehat Untukmu Wahai Saudaraku (hal 75-76)”

Dari kitab Risalatul Muawwanah karya Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad

Penerbit Cahaya Ilmu, 317 hal, Ukuran 14,5x20,5 cm

Klik disini dan dapatkan bukunya : Nasehat Untukmu Wahai Saudaraku




Baca juga
  » 26 Agustus 2017
Khulafa ar-Rasyidin
...maka ia akan melihat sifat Sayyidina Abubakar sama dengan Sayyidina Ustman. Mereka berdua lebih dikuasai sifat malu dan belas kasih. Sedangkan sifat junjungan kami Umar sama dengan junjungan kami Ali. Mereka berdua dikuasai sifat kuat dan tegas.

  » 13 Agustus 2017
Mengobati Penyakit Malas Beribadah
Bagaimanakah cara mengobati penyakit malas untuk mengerjakan amalan sunnah, membaca wirid dan lainnya? Dalam buku Habib Umar bin Hafizh menjawab, beliau menjawab :

  » 6 Agustus 2017
Menegur Dengan Halus
Dua cucu Nabi SAW ini ‘menegur’, namun apa yang mereka lakukan tidak menimbulkan kemarahan, tersinggung, malu dan lain-lain. Bahkan dengan kesadaran sendiri, mereka berhasil meluruskan kesalahan

  » 30 Juli 2017
Menjaga Shalat
Beliau SAW menerangkan bahwa ketenangan anggota tubuh karena tenangnya hati. Dan shalat tidak bakalan sempurna tanpa ketenangan itu. Dalam hal ini, para salafunasshalihin ra berkata: “Barangsiapa yang mengetahui orang yang berada di sebelah kanannya dan sebelah kirinya dikala ia dalam shalat, maka ketahuilah bahwa ia tidak khusyu’.”

  » 4 Agustus 2014
Tauhid
Tujuan mempelajari ilmu tauhid adalah mengenal Allah swt dan Rasul-Nya dengan dalil-dalil yang pasti dan menetapkan sesuatu yang wajib bagi Allah swt dari sifat-sifat yang sempurna dan mensucikan Allah swt dari tanda-tanda kekurangan dan membenarkan semua rasul-Nya.

  » 13 Juli 2014
Mengatur Waktu
Begitu pula seorang hamba yang mendekat kepada Allah. Allah telah menentukan waktu baginya. Mereka yang memanfaatkannya termasuk orang yang beruntung. Mereka yang menyia-nyiakannya termasuk orang yang merugi.

  » 15 Juni 2014
Shalat Sunnah
Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat dijadikan sebagai penentram mata batin Rasulullah, maka Beliau SAW sangatlah menikmati ketika sedang melaksanakan shalat.

  » 13 Juni 2014
Jadikan Allah selalu dihatimu
Ketahuilah bahwa sesungguhnya temanmu yang sejati hanyalah Allah Subhanahuwata ala. Dia adalah Rabb-mu dan Dzat yang telah menciptakan dirimu.

  » 11 Mei 2014
Surat Rasulullah kepada Najasyi
Kami sudah memahami apa yang Anda sampaikan. Karena itu saya bersaksi bahwa Anda adalah Rasulullah, seorang yang jujur dan terpercaya. Saya membaiat Anda dan membaiat anak paman Anda, dan menyatakan keislaman saya dihadapannya.

  » 8 Mei 2014
Bukankah Allah Telah Mencukupi Hamba-Hamba-Nya
Tidak sempurna keimanan seorang Mukmin, jika dihatinya masih bersarang ambisi, kerakusan, dan tuntutan permintaan. Tidak sempurna juga, jika yang ia takuti dan harapkan adalah makhluk (manusia).

Others


- Pojok Hikmah -

"Hakikat kita adalah berasal dari sesuatu yang tidak ada, dan puncak kita adalah kembali kepada Tuhan untuk memperhitungkan amal perbuatan kita" - Habib Umar bin Hafizh Menjawab


Kami Siap Melayani Anda
Hubungi kami di
Telp/SMS/Whatsapp
0878.8411.5122




Login
Shopping Cart
shopping cart
Information